Penyebab gangguan kecemasan
- Aktivitas berlebihan pada area otak yang terlibat dalam pengaturan emosi dan perilaku.
- Ketidakseimbangan zat kimia otak, yaitu serotonin dan noradrenalin, yang terlibat dalam pengendalian dan pengaturan mood.
- Faktor genetik, riwayat keluarga juga dapat meningkatkan risiko gangguan.
- Memiliki riwayat mengalami kejadian traumatis atau menimbulkan stres, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau penganiayaan anak.
- Mengalami kondisi sakit dalam jangka panjang, seperti artritis.
- Memiliki riwayat kecanduan alkohol atau narkoba.
Gejalanya berupa
- Merasa khawatir dan resah.
- Susah tidur atau berkonsentrasi.
- Mudah marah.
- Pusing, lelah, dan gemetar.
- Jantung berdebar-debar (palpitasi).
- Nyeri otot, nyeri perut, dan nyeri kepala.
- Berkeringat berlebihan.
- Sesak napas.
- Merasa sakit.
